HORMON PERTUMBUHAN TIDUR MEMPENGARUHI TUMBUH KEMBANG BAYI KASUR DAN BANTAL LATEX LUVINA, BUKAN BABYBEE BUKAN DOOGLEE BUKAN BUSA MATRAS LATEX PRODUKSI INDO

AKIBAT JIKA BAYI SERING TIDUR TAK NYENYAK

Jangan anggap sepele, tidur merupakan momen penting bagi bayi. Tak hanya sekedar menghilangkan rasa lelah, tidur dapat mempengaruhi tumbuh kembang bayi. Dokter Spesialis Anak yang jugakonsultan tumbuh kembang, Soedjatmiko menjelaskan, ada dua fase atau siklus tidur pada bayi, yaitu REM (Red Eye Movement) dan non-REM. “REM itu tidur yang bola matanya, jarinya bergerak-gerak, kalau non-REM itu tidur dalam, enggak bergerak, sunyi,” jelas Soedjatmiko. Kedua fase tidur itu bisa mempengaruhitumbuh kembang bayi jika terganggu. Misalnya, saat fase tidur REM dan non-REM anak sering terbangun. Jika terganggu saat fase REM dapat mengganggu perkembangan emosi dan kognitif bayi. Sedangkan, pada fase non-REM bisa menghambat pertumbuhan fisik bayi. Sebab, saat fase non-REM, terjadi pelepasan hormon pertumbuhan. “Kalau fase REM, pertumbuhan otak lebih dipacu, setiaprangsangan sel-sel otak, neurotransmiter, merangsang aktivitas otak. Jadi sangat penting,” terang Soedjatmiko.

Untuk itu jangan sampai salah pilih Kasur dan bantal untuk sikecil ya moms, pakai Kasur dan Bantal Latex dari Luvina, mengapa? .

Beli Sekarang👇
💚 Tokopedia : tokopedia.com/luvinasehat
💜 Bukalapak : bukalapak.com/u/luvinasehat
💛 Shopee : shopee.co.id/luvina_sehat

Sumber : kompas.com

× MAU PROMO MENARIK? Klik Disini